Identifikasi zona di rumah untuk kegiatan berbeda: area santai, area persiapan, dan area aktivitas. Membedakan fungsi ruang membantu otak mengenali kapan saatnya tenang dan kapan saatnya bergerak.
Manfaatkan pencahayaan yang bisa disesuaikan; lampu hangat di pagi atau sore hari memberi suasana tenang, sementara cahaya yang lebih terang menandai waktu produktif. Peralihan cahaya bertindak sebagai isyarat halus.
Permukaan dan tekstur turut memengaruhi suasana; karpet lembut di dekat pintu atau bangku kecil di lorong menciptakan titik transisi yang nyaman. Benda-benda sederhana ini mengundang gerakan ringan seperti duduk sejenak atau memakai alas kaki.
Penyimpanan yang rapi di area persiapan mengurangi kebingungan saat beralih dari satu aktivitas ke lainnya. Keranjang, kait dinding, dan rak kecil membantu menata barang yang sering dipakai saat keluar rumah atau memulai aktivitas.
Tambahkan elemen alami seperti tanaman atau gambar pemandangan untuk memberi jeda visual yang menenangkan. Sentuhan ini membuat peralihan dari suasana tenang ke kegiatan terasa lebih hangat dan bertahap.
Akhiri setiap zona dengan unsur yang menandai transisi, misalnya karpet kecil, lampu meja, atau cermin. Tanda-tanda visual sederhana ini membantu mempermudah pergeseran mood dan fokus sehari-hari.